Rabu, 16 November 2016

Perizinan K2 Park Gading Serpong | Prioritas Land


K2 PARK SERPONG TANGERANG
Prioritas Land Indonesia adalah perusahan pengembang property yang energik dan berwawasan ke depan. Didirikan tahun 2011, kami fokus untuk memberikan keuntungan investasi maksimal kepada investor dan customer kami melalui pengembangan proyek-proyek yang unik dan menguntungkan.

Moto perusahaan kami adalah "Building Harmony" dan kami berjuang untuk menanamkan kebudayaan ini ke dalam seluruh aspek bisnis kami. Building Harmony artinya dalam setiap project kami, kami berusaha keras menjaga hubungan yang harmonis dengan partner kami, investor, customer, kontraktor, supplier dan masyarakat.

K2 PARK SERPONG | PLI

Perizinan K2 Park Gading Serpong | Prioritas Land 

Terinspirasi dari Zhangjiajie National Park di China-tempat syuting film fenomenal Avatar-K2 Park hadir melalui konsep desain yang liar dan amazing. Didukung dengan lokasi strategic, Prioritas Land menyebutnya sebagai produk masterpiece.

K2 Park, jelas Marcellus merupakan properti yang mengutamakan kekuatan desain dan fasilitas sebagai unsur pemenuhan konsep, yang kini semakin dibutuhkan pasar. Dibangun di atas Lahan hektar, dalam master plan-nya superbiok ini terdiri dari enam tower dengan unit aparteman sebanyak 4.000 buah. Nantinya, keistimewaan Park bakal bertambah keberadaan mal seluas 30.000m2 yang mengelilingi enam tower
"K2 PARK MERUPAKAN PROPERTI ISTIMEWA DARI PLI KARENA AKAN TERDIRI TIDAK HANYA HUNIAN TAPI JUGA MAL, HOTEL DAN PERKANTORAN DENGAN LAHAN YANG CUKUP LUAS DIBANDINGKAN PRUDUK SEBELUMNYA,"


Setelah Perizinan K2 Park di peroleh, Prioritas Land terus menggenjot progress pembangunan K2 Park.  Proyek ini juga berlokasi di Serpong. Marcellus mengatakan proyek K2 Park terdiri dari enam menara
dan sebanyak empat menara akan dibangun untuk apartemen. Sementara itu, satu menara akan dibangun pusat pendidikan dan satu menara lainnya untuk hotel. "Untuk tower pertama sudah terjual 80% dengan
harga per unit Rp500 jutaan. Per tower ada 600-700 unit," katanya.Total investasi untuk proyek ini menurut Marcellus mencapai Rp1,5 triliun. Dia mengimbuhkan, proyek ini ditargetkan rampung pada
akhir 2018.